Rasa Itu
Pain is a warning that something has gone wrong in your body, so don’t ignore it.
Kini rasa itu datang lagi, tanpa permisi, tanpa basa basi, menjalar ke seluruh pembuluh darah, mulai dari sel otak yang terkecil. Dan seperti biasa, aku tak bisa melawan, perjuangan dengan segala cara hanya berakhir sia - sia. Percuma melawan, habis sudah tenaga dan segenap kekuatan, sisa terakhir hanya bisa dipakai untuk memejamkan mata, menyerah, tanpa bisa melawan.
Intensif, tanpa henti menyerang dari satu titik, titik terlemah, bertubi - tubi seperti tetes - tetes hujan menghajar bumi. Dan seperti biasa aku hanya bisa mengerang, lalu diam menikmati tiap detik serangannya, bergumul bersama dalam selubung rasa. Dan entah bagaimana, semua ini menjadi kebiasaan, mengotomatisasi otak dan pikiran untuk pasrah kepada setiap serangan, membiarkannya menyatu dalam tiap denyut nadi.
Entah sampai kapan ini akan berlangsung, tak ada tanda - tanda kepuasan terlihat. Seiring waktu berlalu, kekuatannya kian menjadi, seakan mencari penyempurnaan dalam tiap perjamuan. Wahai engkau yang disana, berikan padaku tanda jika kau akan pergi, agar dapat ku siapkan pesta perpisahan yang tak akan dapat kita lupakan, terlalu banyak kenangan kita bersama, dan kau tahu, aku tak akan membiarkanmu pergi begitu saja. Terima kasih, atas pelajaran yang begitu berharga.
*suatu malam ketika sedang sakit gigi..
hihihihi….rajin sikat gigi donkkkkk maaassssss………..
paen?
makanya ke dokter
euh, edun…
deuuuuh …. sakit gigi??? mending sakit gigi, bisa cepet sembuh, ngerti harus pake obat apa, ngerti harus ke dokter gigi dimana. kalo sakit hati??? ***curhat colongan …. hihihi ***