• Posted by Indra Satriani
  • On November 24, 2007

  • Filed under Opini

  • Tags: , ,

  • 10 Comments

Gmail Basic HTML View

Basic HTML Gmail

Loh, kenapa ngga pake Standard View aja? Kan lebih enak”
Pertanyaan (atau pernyataan?) diatas bisa menimbulkan reaksi kurang menyenangkan pada sebagian orang. Khususnya bagi mereka (termasuk saya) yang mempunyai koneksi internet yang lambat, alias fakir benwit. Sebagai salah satu penyedia layanan email gratis terbesar (kapasitas inbox Gmail sekarang >5GB, dan terus bertambah), Gmail sangat mengedepankan user interface yang simpel, fungsional tapi tetap menarik (setidaknya demikian menurut penilaian subjektif saya :p). Namun belakangan ada beberapa perubahan dalam user interface Gmail setelah adanya pembengkakan kapasitas inbox, perubahan ini tentunya diharapkan membawa dampak yang lebih baik dalam urusan mengelola email. Tapi yang terjadi sekarang, ini agak memberatkan, terlebih pada saya yang mempunyai koneksi internet pas-pasan, apalagi saya menggunakan Gmail sebagai email utama saya, dan tentunya untuk subscribe ke berbagai milis.

Loading time yang lama (sampai kadang time out), memaksa saya untuk menggunakan fitur Basic HTML view sebagai alternatif. Untungnya Gmail tidak melupakan orang - orang seperti saya yang mempunyai koneksi pas - pasan untuk dapat terus berkirim email. Sebenarnya, fasilitas Basic HTML View ini tidak jauh berbeda dengan Standard View (with or without chat). Hanya tampilan yang agak jadul dan fitur auto refresh yang ditiadakan saja yang membedakan (CMIIW). Tetapi masalahnya jadi berbeda apabila tampilan basic ini digunakan untuk membaca email dari mailing list. Fitur ‘threaded mail’ jadi kurang enak dilihat dan agak menyusahkan apabila kita ingin melihat balasan email yang datang lebih awal, terlebih dengan tidak adanya ’snippet’ atau kutipan dari mail yang dikirim ke inbox kita.

Tetapi semua ini tidak lantas menjadikan saya murtad lalu pindah haluan ke layanan email yang lain. Untungnya hal tersebut hanya terjadi apabila saya mengakses Gmail dari kantor, yang notabene mengandalkan koneksi internet Telkom Speedy, tidak perlu saya jelaskan disini bagaimana kualitas kecepatan internet Telkom Speedy, terlebih pada siang hari, saya yakin anda semua sudah lebih tahu soal ini.

Jadi buat anda yang mengidap penyakit fakir benwit, tidak usah berkecil hati, Gmail masih berpihak pada kita. Dan saya yakin, kedepannya, fitur - fitur Gmail akan semakin menarik dan tentunya semakin memudahkan urusan kita dalam berkirim surat. Pakai Basic HTML? Kenapa ngga?!

10 comments...What do you think?

  1. Posted by iang 24th November, 2007 at 6:07 am

    ah kurang keren.. masih canggih pake http://m.gmail.com

  2. Posted by dianna 24th November, 2007 at 6:38 am

    tambah aja bandwithnya mas kok pusing sih…hehehe]

  3. Posted by keqi 24th November, 2007 at 4:02 pm

    sampe saat ini gw masih pro gmail, beberapa domain gw pake googlehosted setidaknya sampe gw bisa moding sendiri squirrel jadi kaya gmail (ngarep)

  4. Posted by geblek 24th November, 2007 at 8:33 pm

    hahahaha senasib
    ah dari pada gak bisa buka imel :)

  5. Posted by didut 25th November, 2007 at 6:20 am

    di rmh sy jg fakir benwit ( TT )

  6. Posted by paydjo 26th November, 2007 at 9:15 am

    Sebagai salah satu penyedia layanan email gratis terbesar (kapasitas inbox Gmail sekarang >5GB, dan terus bertambah)

    5GB tuh gag ada apa2nya dengan unlimited ohm,
    kata terbesar gag layak lagi disandingkan dengan nama Gmail :p

    * ngumpet *

  7. Posted by Jay 26th November, 2007 at 9:51 am

    Unlimited masih kalah sama “infinite + 1″.

  8. Posted by Black_Claw 28th November, 2007 at 1:29 am

    Kalo memang fakir, langsung saja m.gmail.com. Jamin! :D

  9. Posted by Imansyah™ 28th November, 2007 at 10:07 am

    Hari gini kog pake gmail..

    *buka kampung*

  10. Posted by Handoyo wiyoto 8th December, 2007 at 8:06 am

    terima kasih

What do you think? Join the discussion...